Al Abidin

TKII AL aBIDIN

SDII Al Abidin

SMPI Al Abidin

SMA ABBS Surakarta

S

c

h

o

o

l

s

Contact SDII Al Abidin :(0271) 73503

Sebanyak 164 siswa angkatan IX SDII Al Abidin mengikuti prosesi pelepasan siswa dalam akhirusanah tahun 2018 di gedung Grha Sabha Buana, Kamis (28/6). Dalam laporan pendidikan yang disampaikan kepala sekolah, Mrs Farida Nuraini, S.Sos, lulusan tahun ini terdiri dari 88 putra dan 76 putri, dan selain memperoleh prestasi akademik yang baik berupa nilai USBN yang tinggi, siswa juga memperoleh prestasi non akademik yang baik terbukti dari berbagai macam prestasi yang diraih siswa, mulai dari bidang olah raga, seni, dan kecakapan lainnya.

Sementara itu, Drs. Sunarno, M.Pd, ketua Yayasan Al Abidin Surakarta dalam sambutannya menyampaikan pentingnya siswa memiliki kecakapan abad 21 yang terdiri dari 4C yaitu, creativity an innovation, communication, critical thinking and problem, dan collaboration. Kecakapan abad 21 inilah yang senantiasa diaplikasikan dalam setiap pembelajaran di semua jenjang unit pendidikan Yayasan Al Abidin yang dimulai dari TK Quran Platinum, TKII Al Abidin, SDII Al Abidin, SD Tahfidzul Qur’an Al Abidin, SMPI Al Abidin, dan SMA Al Abidin Boarding School.

Acara akhirusanah dikemas dengan konsep yang menarik dan menguras emosi. Di satu sesi hadirin tertawa gembira, di sesi selanjutya dibuat haru dengan prestasi yang dicapai siswa, dan di sesi lain orang tua dibuat menangis tersedu saat putranya memberikan tanda kasih berupa bunga dan ucapan terima kasih dan permohonan maaf yang tulus.

Guna menanamkan kemandirian, jiwa sosial, serta meningkatkan amaliyah bulan suci ramadhan 1439 H, lebih dari 500 orang siswa level 4,5, dan 6 SDII Al Abidin mengikuti pesantren ramadhan yang digelar dari hari Kamis-Jumat (1-2/6) di lingkungan sekolah setempat. Materi seputar persiapan baligh dan adab pergaulan , disampaikan dengan renyah dan berbobot oleh Kak Sholah, Kak Puji, dan Kak Burhan Shodiq. Peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi. Kegiatan bertambah menarik karena diselingi dengan berbagai kegiatan jasadiyah. Abdee , siswa kelas 5 kholid yang menjadi salah satu peserta mengatakan dirinya sangat senang mengikuti kegiatan ini karena bisa berkumpul dengan teman-temannya, apalagi kegiatannya juga menarik

Ridlo Alloh, tergantung ridlo orang tua. Oleh karenanya wajib untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.

+ "Maa... "
Kata-kata yang sudah disiapkan tak kuasa terucapkan. Semua seperti tertahan di tenggorokan. Hanya tangis sesenggukan yang terjadi. Sang mama pun tak mampu menahan keharuan. Kedua berpelukan eraaat sekali sambil berurai air mata

- "iya kak..., mama maafin..makin sholihah ya sayang. Semoga kakak sukses menghadapi UN"

Sang mama mencoba menenangkan sambil mengusap lembut kepala putrinya.

=====
Keharuan ini tercipta dalam acara Spiritual building training, Kamis (19/4) di gedung Musdalifah, Asrama Haji Donohudan Boyolali. Acara yang menghadirkan motivator nasional Andi Kusuma Brata ini sengaja dihelat untuk makin memperkuat ruhiyah siswa khususnya level VI SDII Al Abidin, yang awal bulan depan akan menghadapi Ujian Nasional.

Kita doakan bersama agar ananda sukses menghadapi ujian nasional Mei mendatang.

Guna meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian serta life skill peserta didik, empat rarusan siswa level IV dan V mengikuti Perkemahan Ukhuwah Pramuka SDII Al Abidin (KUPAS) selama dua hari, Rabu-Kamis (28-29/3) di Lapangan Desa Tuban, Gondangrejo, Karanganyar.  

Ketua panitai Abad Said Muhamad dalam keterangannya menyampaikan perkemahan tahun ini cukup istimewa karena siswa bukan hanya mengikuti acara yang berbasis kepramukaan akan tetapi juga peserta diajak untuk berwisata menelusuri jejak sejaran kepurbakalaan di museum Dayu yang merupakan salah satu rangkaian situs Sangiran. Dengan demikian diharapkan peserta juga mendapat pengetahuan sejarah dan ilmu pengetahuan lainnya.

Sementara itu, Muhamad Anwar Sholeh, siswa level V yang menjadi salah satu peserta perkemahan menyampaikan bahwa dirinya dan rekan-rekannya sangat menikmati kegiatan ini. “ Gamenya asyik-asyik. Ada semaphore, game strategi seperti permainan ular terpanjang, dan sebagainya”.

Memperingati Milad ke-14 Yayasan Al Abidin Surakarta menggelar Festival Kebangsaan. Acara yang digelar Minggu (11/2/2018) ini dipusatkan di Car Free Day (CFD) sepanjang jalan Slamet Riyadi mulai dari Gladag hingga Hotel Diamont.

Dalam rilisnya kepada Joglosemarnews.com panitia memaparkan bahwa kegiatan Festival Kebangsaan ini diikuti dari tingkat TK hingga SMA, guru dan seluruhkaryawan Yayasan Al Abidin. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga yaitu Lomba Festival Kebangsaan yang diikuti  siswa-siswi Al Abidin dari tingkat TK hingga SMA, Gerak jalan massal Yayasan Al Abidin dan Specta show dari masing-masing kelas.

Dari pantauan Joglosemarnews.com di lokasi, kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta. Siswa-siswi di bawah Yayasan Al Abidin ini tampil dengan berbagai macam atribut. Mereka tampil mengenakan baju adat berbagai daerah, pakain profesi, dan lain sebagainya.

Acara yang digelar mulai pukul 07.00-09.00 WIB berlansung lancar, tertib dan membuat suasana CFD lebih meriah

Kado istimewa Milad ke-14 Yayasan Al Abidin datang dari empat murid SDII Al Abidin  berupa medali Olimpiade Matematika Anak Bangsa 2018 se-Jatim dan Jateng di Madiun.

Saat sebagian besar siswa-siswi dari KB, TK, SD, SMP dan SMA mengikuti pawai Festival Kebangsaan Minggu (11/2/2018) di CFD Solo, keempat siswa tersebut berjuang dalam Olimpiade tersebut dan berhasil membawa pulang medali.

Kepada Joglosemarnews.com Wiwik Hartatik, Koordinator Lomba SDII Al Abidin Senin(12/2/2018) menjelaskan keempat siswa yang mendapatkan medali tersebut adalah:

    Daffa Hafrin Avicena Al Azizi, kelas 5 Bilal memperoleh medali emas kategori kelas 5
    Azzam Syahdan Muhammad, kelas 3 Ismail memperoleh medali perunģgu kategori kelas 3
    Aqila Naura Khosyi Nariswari 2 Anas memperoleh medali perunggu kategori kelas 2
    Zafira Saisha Farraz kelas 1 Aqil memperoleh medali perunggu kategori kelas 1

“ Alhamdulillah anak-anak kita mempersembahkan hadiah istimewa dengan menorehkan prestasi dalam  Olimpiade Matematika Anak Bangsa tingkat Jateng dan DIY  di Madiun.” papar Wiwik.

Acara seromoni pengalungan medali di sekolah telah dilakukan Senin(12/2/2018) saat upacara bendera. Wiwik mengharapkan kepada siswa peraih medali untuk senantiasa mempertahankan atau meningkatkan prestasinya dan kepada siswa lainnya I bisa termotivasi untuk berprestasi dalam bidang apapun.

Olimpide Matematika Anak Bangsa

Olimpide Matematika Anak Bangsa merupakan event tahunan, dan di tahun 2018 ini diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk tahun ini digelar di Hotel Merdeka, Madiun Jawa Timur dan diikuti siswa dari TK-SMP.

Olimpiade ini dibagi menjadi 2 kategori yaitu Olimpiade Matematika untuk siswa SD-SMP dan Olimpiade Aritmatika untuk TK-Kelas 3 SD.